Home » , , » Vanda Douglas dari Tangsel

Vanda Douglas dari Tangsel

Written By ukm dan wirausaha on Jumat, 29 Juli 2011 | 03.03

Namanya. Vanda Douglas. Dia cantik, memikat hati banyak orang, dan mendatangkan uang. Berkat Vanda Douglas pula, wajah Niman Sant (45 tahun) terusberseri-seri. Maklum saja, dia bisa meraup Rp 9 juta hingga Rp 12 juta tiap bulan. "Alhamdulillah, kini, saya juga bisa membuka usaha lain, katanya seraya menunjuk pemancingan sebagai usaha barunya. Penasaran dengan Vanda Douglas? bukan, dia bukan seorang pendatang baru di dunia hiburan Tanah Air.

Awalnya, ketika dia sempat berjualan sayur selama tiga tahun di dekat Pasar Bunga Rawa Belong. Jakarta. Ketika berjualan sayur, ia selalu menyempatkan diri untuk mampir di sebuah rumah yang tak jauh dari pasar. "Saya lupa nama pemiliknya, kata ayah satu anak itu.


Namun, sejak itulah dia mengenal Vanda Douglas, nama satu jenis bunga anggrek. Setelah merasa cukup menimba ilmu, Niman pun bertekad membuat usana budi daya anggrek. Berawal dari 15 ribu pohon anggrek jenis Vanda Douglas, Niman nekat membudidayakan bunga cantik ini di halaman rumahnya di sudut Kampung Parakan, Kelurahan Pondok 8enda, Pamulang, Tangsel.

Di atas tanah peninggalan orang tua, Niman memulai usaha budi daya anggreknya. "Dengan modal Rp 15 juta hasil menabung dari berjualan sayur dan dengan pengetahuan seadanya, saya nekat menggeluti usaha anggrek," tutur Niman.

Rupanya, tidak mudah untuk membudidayakan anggrek. Dalamtiga tahun pertama, rencana menuai keuntungan tak jua dirasakan Niman. Kendati demikian, dia tetap berani menggeluti usaha tersebut. "Saat itu, untuk menambah modal usaha, saya bekerja menjadi mekanik listrik di sebuah perusahaan swasta, kata Niman. Selama bekerja menjadi mekanik listrik, Niman berhasil menabung guna menambahkan modal usahanya. Dan, lihatlah wajah Niman yang tampak cerah ceria. Kim, bukan hanya Vanda Douglas yang menjadi koleksinya. Niman juga melirik Aranthera James Storied. "Saya beserta dua adik membudidayakan Aranthera. Ini karena Jenis tersebut memiliki harga jual lebih mahal ketimbang Douglas," tutur Niman.

Harga satu tangkai anggrek jenis Aranthera James Storied minimal Rp 100 ribu. "Kadang, bisa sampai Rp 150 ribu, ujar Niman.

Maka, pemandangan indah berupa bentangan warna ungu anggrek anggrek itu memenuhi sudut mata ketika menyambangi lokasi budi daya anggrek milik Niman. Di atas lahan sekitar satu hektare, Niman dan dua adiknya giat menggeluti usaha tersebut.
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. blog ukm dan wirausaha - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger